Simalungun !!!! Kompakonline.com – Polres Simalungun Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Laporan yang masuk melalui Hotline Hallo Kapolres Simalungun terkait dugaan perusakan mobil, pengambilan telepon genggam, dan uang tunai Rp. 4 juta di sekitar Simpang Purba langsung ditindaklanjuti jajaran Polsek Purba pada hari yang sama.
Hal itu disampaikan Kapolsek Purba IPTU Budianto Silalahi saat dikonfirmasi pada Senin ( 12 / 10 / 2026 ) sekitar pukul 22.48 Wib.
Ia menegaskan bahwa setiap pengaduan masyarakat wajib direspons cepat sebagai wujud nyata Polri yang berintegritas dan humanis.
“Ini bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. Begitu laporan masuk lewat Hotline Hallo Kapolres, kami langsung bergerak melakukan penyelidikan, karena tugas kami melindungi, mengayomi, dan melayani”, ujar IPTU Budianto Silalahi.
Berdasarkan keterangan yang diterima, pengaduan tersebut masuk melalui Hotline Hallo Kapolres Simalungun pada pukul 15.30 Wib.
Pelapor menggunakan nama “Jeruk Manis” dan meminta agar dicarikan oknum yang disebut telah merusak mobil serta mengambil telepon genggam dan uang sebesar Rp4 juta di wilayah hukum Polsek Purba, tepatnya di sekitar Simpang Purba, Kabupaten Simalungun.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Purba segera melakukan penyelidikan awal. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menelusuri identitas pemilik nomor pelapor melalui aplikasi Getcontact.
Hasil penelusuran menunjukkan nomor tersebut terdaftar dengan nama pengguna Fauzan Lubis.
Tidak berhenti di situ, Kapolsek bersama sejumlah anggota turun langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi. “Kami tidak ingin hanya menunggu. Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut, sebab masyarakat harus mendapat kepastian dan pelayanan terbaik dari Polri”, ungkapnya.
Setibanya di lokasi, Kapolsek dan personel menemui Kepala Desa, Gamot, dan tokoh masyarakat setempat untuk menggali informasi mengenai sosok bernama Fauzan Lubis.
Namun, berdasarkan keterangan para perangkat desa, tidak ada warga bernama Fauzan Lubis di wilayah Simpang Purba.
Pihak kepolisian juga telah berupaya menghubungi nomor pelapor, tetapi hingga kini belum berhasil tersambung.
“Sampai saat ini nomor pelapor belum dapat kami hubungi. Meski demikian, kami tidak berhenti. Kami akan terus mencoba menghubungi pelapor untuk memperoleh keterangan yang lebih jelas”, tegas IPTU Budianto Silalahi.
Kapolsek memastikan Polsek Purba akan terus berupaya menghubungi nomor pelapor guna mendapatkan data yang lebih lengkap, seperti waktu kejadian, lokasi pasti, dan identitas pihak yang dimaksud. Perkembangan penanganan juga akan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan.
Ia pun mengimbau masyarakat yang mengalami atau mengetahui suatu peristiwa agar menyampaikan laporan dengan data yang jelas dan dapat dihubungi.
“Informasi yang lengkap dan akurat sangat membantu kami bekerja lebih cepat dan tepat. Jangan ragu melapor, karena setiap laporan akan kami tanggapi secara profesional dan humanis”, ucapnya.
Menutup keterangannya, Kapolsek kembali menegaskan komitmen jajarannya dalam melayani warga.
“Polisi bersama masyarakat. Kami hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Simalungun”, pungkasnya.
Langkah cepat Polsek Purba ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polres Simalungun, sebagai institusi yang responsif, transparan, dan dekat dengan masyarakat. ( HN ).







