Simalungun !!!! Kompakonline.com – Saat dikonfirmasi pada hari Rabu ( 09 / 09 / 2026 ), sekira pukul 11.03 Wib, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang mengedepankan pelayanan berintegritas dan humanis kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, AKP Verry Purba menyampaikan pesan penting terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana yang sewaktu – waktu dapat terjadi tanpa dapat diprediksi sebelumnya.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Kabupaten Simalungun, untuk tidak panik dalam menghadapi potensi bencana, melainkan lebih fokus pada kesiapan diri.
“Bencana bisa datang kapan saja. Nggak perlu panik, yang penting siap dan tahu harus ngapain”, ujar AKP Verry Purba membuka keterangannya kepada awak media.
Ia menjelaskan, kesiapsiagaan menghadapi bencana bukanlah semata-mata soal rasa takut yang berlebihan, melainkan sebuah kesadaran dan pengetahuan yang harus dimiliki setiap individu tentang bagaimana cara menyelamatkan diri dan orang-orang terdekat ketika situasi darurat terjadi.
“Karena kesiapsiagaan bukan soal takut bencana, tapi soal tahu cara menyelamatkan diri dan orang-orang yang kita sayang”, ungkap AKP Verry Purba menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan bagi masyarakat luas.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Polres Simalungun secara aktif terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah -langkah mitigasi bencana, baik bencana alam seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, maupun potensi bencana lainnya yang dapat mengancam keselamatan warga. Sosialisasi ini disampaikan melalui berbagai kesempatan, mulai dari kegiatan tatap muka di tengah masyarakat hingga melalui media sosial resmi Polres Simalungun.
“Kami dari Polres Simalungun berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat, karena pemahaman yang baik tentang kebencanaan akan sangat membantu mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian materiil apabila bencana benar-benar terjadi”, ucap AKP Verry Purba.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mengenali lingkungan tempat tinggal masing – masing, termasuk potensi risiko bencana di sekitarnya, serta mempersiapkan langkah-langkah evakuasi mandiri sebagai bentuk antisipasi dini.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat saling berkoordinasi dengan lingkungan sekitar, termasuk aparat desa dan kepolisian setempat, guna memastikan informasi terkait potensi bencana dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat.
“Yang paling penting itu bagaimana kita punya rencana. Kalau terjadi sesuatu, kita sudah tahu harus lari ke mana, harus ngapain, dan bagaimana menyelamatkan keluarga kita. Itu yang harus disiapkan dari sekarang, bukan pas bencana sudah di depan mata”, jelas AKP Verry Purba.
AKP Verry Purba juga mengingatkan, apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau informasi terkait situasi darurat maupun bencana, dapat segera menghubungi layanan call center Polri di nomor 110 yang siap merespons dengan cepat selama 24 jam.
“Jangan sungkan untuk menghubungi kami. Polres Simalungun selalu siap membantu masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat menghadapi situasi darurat”, tambahnya.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi kebencanaan semacam ini merupakan bagian dari tugas pokok Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus sejalan dengan semangat Polri yang Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.
Ia berharap, melalui pesan-pesan kesiapsiagaan yang disampaikan secara berkelanjutan, masyarakat Simalungun dapat lebih tenang namun tetap waspada dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, tanpa harus merasa cemas berlebihan.
“Yang terpenting adalah kesiapan mental dan pengetahuan. Kalau kita sudah siap, insyaallah kita bisa melindungi diri sendiri dan orang-orang yang kita sayangi ketika bencana datang”, pungkas AKP Verry Purba mengakhiri keterangannya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polres Simalungun dalam menjalankan tugas kepolisian secara profesional dan humanis, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana demi terciptanya rasa aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. ( HN ).







