Simalungun !!!! Kompakonline.com – Fenomena sebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau kini menjadi perhatian bersama masyarakat, termasuk di wilayah hukum Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara.
Menyikapi kondisi tersebut, jajaran kepolisian mengingatkan warga untuk tetap tenang namun tidak lengah dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Hal ini disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi awak media pada Senin ( 07 / 09 / 2026 ), sekira pukul 22.05 Wib. Konfirmasi dilakukan guna memastikan langkah-langkah yang telah dan akan diambil oleh pihak kepolisian dalam mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik di wilayah Simalungun.
Dalam keterangannya, AKP Verry Purba menjelaskan bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui kegiatan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, kepedulian terhadap keselamatan warga merupakan wujud nyata dari komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama di tengah kondisi alam yang tidak menentu.
“Kepolisian tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir untuk memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat terkait potensi bahaya lingkungan, seperti sebaran abu vulkanik ini”, ujar AKP Verry Purba.
Ia mengungkapkan bahwa sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian bersama dan perlu disikapi dengan bijak oleh seluruh elemen masyarakat. Pihaknya menegaskan bahwa masyarakat diimbau untuk tidak panik, namun tetap waspada dan melindungi diri dari paparan abu vulkanik yang dapat berdampak pada kesehatan, khususnya saluran pernapasan dan kesehatan mata.
“Jangan panik, tetapi tetap waspada dan lindungi diri dari paparan abu vulkanik. Langkah sederhana dapat membantu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan”, ucap AKP Verry Purba menegaskan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik, di antaranya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, menutup rapat pintu dan jendela rumah, menghindari aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, serta memastikan sumber air bersih terlindungi dari kontaminasi abu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan situasi Gunung Anak Krakatau”, ungkap AKP Verry Purba.
Ia juga menambahkan bahwa personel Polres Simalungun akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan dampak lanjutan dari aktivitas vulkanik tersebut. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam meminimalisir risiko yang mungkin timbul.
“Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan. Ini adalah pesan utama yang ingin kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Simalungun”, ujar AKP Verry Purba menutup keterangannya.
Kegiatan penyampaian himbauan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polres Simalungun dalam menjalankan fungsi pelayanan masyarakat, sekaligus menjadi bukti kehadiran Polri di tengah dinamika situasi yang berkembang. Melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kewaspadaan tanpa harus terjebak dalam kepanikan yang tidak perlu.
Dengan adanya himbauan ini, masyarakat Simalungun diharapkan dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi potensi dampak abu vulkanik, sekaligus tetap menjalankan aktivitas sehari – hari dengan penuh kewaspadaan.
Polres Simalungun berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini serta mendampingi masyarakat dalam menghadapi situasi ini demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. ( HN ).







