Simalungun !!!! Kompakonline.com – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn bersama Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja Pentakosta Indonesia (GPI).
Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Rajawali, Jalan Asahan Km 4,5 Simpang Rambung Merah Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Jumat ( 03 / 07 / 2026 ) sore.
Sinode Besar 2026 GPI mengangkat tema “Mengambil Bagian dalam Pertandingan Menguasai diri untuk Mahkota Abadi (1 Korintus 9:25)” dan sub tema “Untuk Kompleksitas Global, Gereja Meningkatkan Pelayanan Spritual dan Sosialnya”.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, kunjungannya ke acara Sinode Besar GPI 2026 merupakan balasan dari undangan Ketua Umum Sinode GPI Pdt, Dr, HM Siburian, MMin yang datang ke Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI bulan Mei 2026 lalu.
Pria yang akrab disapa AHY ini mengaku sangat senang berada di Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun.
“Saya merasa seperti pulang ke kampung sendiri, disambut keluarga sendiri’, katanya.
Bagi AHY, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah menjadi pemberi arti dalam kehidupannya, setelah mempersunting Annisa Pohan, yang merupakan perempuan berdarah Batak sebagai istri. Baginya, anak -anaknya tentunya memiliki setengah darah Sumut.
“Anak saya sudah pasti setengah darah Sumut”, ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, AHY mengutarakan pembangunan negara tak lepas dari peran gerejawi. Gereja memiliki peran penting dalam membangun bangsa.
Sebelumnya, Ketua Umum Sinode GPI Pdt Dr HM Siburian MMin memaparkan sejarah pendirian gereja aliran Pentakosta Indonesia yang dimulai tahun 1930-an.
Saat itu, gereja mendapat tentangan besar dari pihak kolonial Belanda dan Jepang.
GPI, katanya, Indonesia akhirnya diakui secara hukum setelah Indonesia merdeka tahun 1945, dan saat ini terus berkembang.
“Kehadiran Bapak Menko AHY tentunya memberikan suasana baru dan memberikan sejarah bagi gereja kita. Ini bukan kebetulan, tentu sudah rencana Tuhan”, kata Pdt HM Siburian.
Pembukaan Sinode Besar GPI, sebutnya, harus menjadi semangat baru dalam memberitakan Injil.
“Serta meningkatkan kualitas iman umat Kristen di mana pun berada”, tandasnya.
Pembukaan Sinode Besar 2026 GPI ditandai pemukulan gong oleh Menko Infra AHY dan penyerahan Alkitab kepada 10 siswa dan pendeta. Dilanjutkan pemberian cenderamata dari Wali Kota Wesly kepada Menko AHY.
Usai pembukaan, atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan seluruh masyarakat, Wali Kota Wesly mengucapkan selamat datang dan salam hormat kepada Agus Harimurti Yudhoyono di Kota Pematangsiantar.
Wesly berharap kunjungan kerja ini semakin mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemko Pematangsiantar dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, pemerataan pembangunan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tidak lupa, Wesly mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Sinode Besar GPI yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, Sinode Besar bukan hanya menjadi agenda organisasi gereja, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan, memperkokoh nilai – nilai kasih, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat mengapresiasi kontribusi Gereja Pentakosta Indonesia dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, dan religius”, sebut Wesly. ( HN ).







