Pematangsiantar !!! Kompakonline.com — WAKIL Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Ir Daud Simanjuntak MM — juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar dan Ketua DPC MKGR — diapresiasi tiga ibu yang memimpin Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai pimpinan yang sangat empati terkait masalah ketahanan pangan keluarga.
“Kami berterimakasih kepada Pak Daud Simanjuntak, yang berkenan membimbing kami, kaum perempuan di Kelurahan Naga Pita, untuk dapat mendirikan wadah KWT,” kata Farida Sari Ritonga, Ketua KWT Maju Bersama Jaya, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba kepada Segaris.co, Minggu (18/10/2026).
Farida Ritonga menyebutkan, Daud Simanjuntak menyampaikan langsung arahan kepada 25 anggota KWT Maju Bersama Jaya, bagaimana cara memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam beberapa jenis tanaman, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan jika hasilnya berlebih, dapat dijual.
“Bagi pribadi keluarga diberi bantuan bibit tanaman, pupuk dan penyuluhan pola tanam dan perawatan sehingga hasil panen lebih baik,” kata Farida Ritonga yang juga menyebutkan bibit yang disediakan, yakni bibit Timun, Cabe, Sawi, Terong, Selada, Kangkung dan lainnya.
Menurut Farida Ritonga, selain per keluarga, lahan kelompok yang mereka bina selama dua tahun itu, sudah berkali-kali panen.
“Hasilnya, selain untuk kebutuhan anggota, juga dijual dan hasil penjualannya dimanfaatkan untuk biaya administrasi kelompok,” kata Farida Ritonga saat memanen Timun berapa anggota KWT.
Hasilkan 27 Kilogram Cabe
Sementara itu, Ketua KWT Bergerak, Kelurahan Tanjung pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Henny Damanik yang didampingi bendahara, Ernawati Nainggolan menyampaikan, program yang digerakkan Daud Simanjuntak memberikan manfaat yang sangat membantu, khususnya bagi kaum perempuan yang saat ini sangat terbebani dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi keluarga.
“Kelompok usaha yang dibina Pak Daud Simanjuntak ini, benar-benar sebagai solusi dalam mengatasi masalah pangan keluarga, dan juga dapat menambah penghasilan,” kata Henny Damanik yang memimpin KWT Bergerak dengan 25 anggota itu.
“Kelompok ini baru satu tahun terbentuk, namun manfaatnya sangat besar. Kami menanam sayuran kacang panjang, terong brokoli, cabe rawit, cabe merah, cabe hijau, daun sop dan selada,” kata Henny Damanik yang mengaku kelompoknya pernah panen 27 kilogram cabe, yang dijual ke pasar.

Ketua KWT Sukaraja Bersinar, Kecamatan Siantar Marihat, Sohma Pangaribuan bersama 25 anggotanya, juga sangat merasakan manfaat dari pola tanam dengan mengoptimalkan lahan pekarangan yang ada di setiap rumah.

“Di samping memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing, kami juga menyediakan lahan bersama, yang hasil panennya dimanfaatkan anggota dan dijual untuk biaya administrasi kelompok,” kata Sohma Pangaribuan. ( HN ).







