Pematangsiantar !!! Kompakonline.com -Rapat yang berlangsung di ruang Komisi II DPRD Pematangsiantar, Kamis ( 05 / 03 / 2026 ), dipimpin Ketua Komisi II Hendra P.H. Pardede didampingi Wakil Ketua Aprial Rizaldi Ginting, Sekretaris Darson Rajagukguk serta anggota lainnya menerima kunjungan Dari Dewan Pendidikan yang dipimpin Ketua nya secara langsung Rudol B. Manurung beserta jajaran nya.
Dalam kunjungan Dewan Pendidikan , Ketua Komisi II DPRD Pematangsiantar Hendra Pardede menilai peran Dewan Pendidikan sangat strategis dalam memberikan masukan serta pengawasan terhadap kebijakan pendidikan, termasuk dalam pengelolaan anggaran.
“Dewan Pendidikan memiliki kewenangan memberi masukan hingga pengawasan anggaran pendidikan. Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah”, ujarnya.
Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah perlunya keterlibatan Dewan Pendidikan dalam proses seleksi kepala sekolah agar pemimpin sekolah yang terpilih benar – benar memiliki kualitas dan kapabilitas yang baik.
Menurut Hendra, pembangunan pendidikan ke depan harus berfokus pada kualitas, bukan sekadar memenuhi jumlah rombongan belajar.
Ia berharap sekolah negeri, baik SD maupun SMP, mampu bersaing dengan sekolah swasta dari sisi manajemen, kualitas guru hingga kedisiplinan.
Selain itu, Komisi II juga menekankan pentingnya pengawasan penggunaan dana BOS agar tepat sasaran dan benar – benar mendukung kebutuhan pendidikan di sekolah.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Pematangsiantar Rudol B. Manurung mengatakan pihaknya telah menyusun sejumlah rekomendasi strategis, termasuk penataan distribusi guru serta pengangkatan kepala sekolah.
Ia juga menilai perlu kebijakan yang tepat dalam penempatan guru, termasuk guru berstatus PPPK, agar kebutuhan tenaga pendidik di setiap sekolah dapat terpenuhi secara merata.
“Rekomendasi ini sudah kami sampaikan kepada Wali Kota dan Komisi II DPRD sebagai lembaga pengawas agar pelaksanaannya di Dinas Pendidikan bisa dikontrol bersama”, katanya.
Selain itu, Dewan Pendidikan juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan digital bagi tenaga pendidik, seiring berkembangnya sistem pendidikan berbasis teknologi dan aplikasi dari pemerintah pusat.
Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD Pematangsiantar secara resmi menerima rekomendasi Dewan Pendidikan yang mencakup lima poin utama, yakni strategi peningkatan minat masyarakat ke sekolah negeri, persyaratan seleksi kepala sekolah, sistem penerimaan peserta didik baru, kriteria pejabat di Dinas Pendidikan, serta penguatan mutu dan pengawasan pendidikan di Kota Pematangsiantar.
“Rekomendasi ini akan kita tindaklanjuti bersama Dinas Pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kota Pematangsiantar”, pungkas Hendra. ( HN ).







