Pematangsiantar !!! Kompakonline.com -Menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat menjadi perhatian serius Polres Pematangsiantar,hal tersebut ditegaskan Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan, S.I.K, MM, saat menghadiri High Level Meeting (HLM) TP2DD, TPID, dan TPKAD Kota Pematangsiantar, Rabu ( 04 / 11 / 2026 ).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Data Pemerintah Kota Pematangsiantar mulai pukul 08.30 Wib tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi, menjaga ketersediaan bahan pangan, serta mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn, Sekretaris Daerah Junaidi Antonius Sitanggang, S.STP, M.Si, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Andi Syahputra Sitepu, SH, Kepala Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman, Kepala Bank Sumut Subhan Pardosi, serta unsur TNI, pimpinan OPD, camat dan lurah se-Kota Pematangsiantar.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa stabilitas ekonomi dan keamanan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan.
Menurutnya, ketersediaan bahan pangan dan terjaganya harga kebutuhan pokok sangat penting untuk mencegah munculnya potensi kerawanan sosial.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian inflasi, Polres Pematangsiantar berkomitmen meningkatkan pengawasan distribusi pangan dan logistik.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar sekaligus mencegah praktik penimbunan dan spekulasi yang merugikan masyarakat.
Pemantauan harga kebutuhan pokok juga akan ditingkatkan melalui Satgas Pangan dengan melibatkan dinas terkait.
Pemantauan langsung di pasar menjadi salah satu langkah untuk mengetahui perkembangan harga dan memastikan kondisi pasokan tetap terjaga.
Selain itu, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Polres Pematangsiantar juga menekankan pentingnya peningkatan pengamanan melalui patroli gabungan guna mengantisipasi lonjakan permintaan kebutuhan masyarakat serta memberikan rasa aman kepada pelaku usaha dan konsumen.
Tidak hanya membahas pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan Grand Launching aplikasi BABANG QRIS sebagai inovasi digitalisasi Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Melalui inovasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kemudahan, kecepatan, transparansi, dan efektivitas pelayanan pembayaran pajak daerah melalui sistem digital.
Kapolres juga menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, Polri, TNI, Bank Indonesia, perbankan, pelaku usaha serta seluruh elemen masyarakat.
Melalui pertemuan tingkat tinggi ini, diharapkan lahir komitmen dan langkah strategis yang mampu memperkuat perekonomian daerah, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pematangsiantar.
Kehadiran Kapolres dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan Polri terhadap program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. ( HN ).







