Pematangsiantar !!! Kompakonline.com -Rapat kerja Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar dengan Mitra kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah ( BPKPD ) yang di pimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar Hendra Pardede di dampingi sekretarisnya Darson Anggiat Rajagukguk, S.Pd yang di hadiri anggota Komisi II DPRD Pematangsiantar, Senin ( 24 / 11 / 2025 ) di Ruang Komisi II DPRD Pematangsiantar.
Ketua Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar Hendra Pardede setelah dinyatakan rapat Kourum mempersilakan BPKPD menyampaikan program yang akan di buat tahun 2026 selanjutnya pembahasan terhadap program yang di ajukan oleh BPKPD dengan anggota Komisi II DPRD Pematangsiantar.
Anggota Komisi II DPRD Pematangsiantar Ir. Alfonso Sinaga mengatakan agar BPKPD melalui Sekda Pematangsiantar memanggil untuk mengkaji ulang PAD yang ada di setiap OPD karena masih banyak lagi yang perlu buat dalam rangka peningkatan PAD di Pematangsiantar.
Bagaimana agar BPKPD menggenjot peningkatan PAD harus dalam semua hal dilakukan mengingat efiensi anggaran saat ini.
ditambahkan Alfonso Sinaga bahwa dalam peningkatan PAD Tahun 2026 juga diperlukan kunci nya kemauan, harus berhasil jangan memikirkan capek.
Sedangkan Darson Anggiat Rajagukguk, S.Pd menyoroti bagaimana anggaran dana hasil yang berkurang dapat diatasi agar mencari serta menggali untuk optimalisasi pajak, retribusi daerah.
lanjut Darson Rajagukguk peningkatan kualitas sumber daya keuangan kalau belum maksimal apa ini menjadi penghambat, BPKPD bisa memaksimalkan sosialisasi ke masyarakat, penegak hukum yang mewajibkan wajib pajak serta mengoptimalkan aset daerah yang ada juga penguatan peran BUMND agar pendapatan lebih tinggi.
Anggota Komisi II DPRD Pematangsiantar Fahmi Siregar juga menyoroti bagaimana agar bisa berdampak penambahan PAD jangan mencari siapa yang salah, semakin banyak pendapatan PAD semakin banyak masyarakat yang menikmati dan sejahtera dari segala hal, oleh katanya sistim yang perlu diperbaiki untuk mengatasi kebocoran – kebocoran Anggaran dan memaksimalkan peningkatan PAD.
Anggota DPRD Komisi II DPRD Aprial Ginting untuk menutupi kebocoran anggaran sangat diperlukan digitalisasi dan yang mempergunakan digitalisasi tersebut harus memang mampu menggunakannya.
di akhir rapat Ketua Komisi II DPRD Pematangsiantar Hendra Pardede mengatakan agar anggaran sosialisasi ke masyarakat peningkatan PAD sangat penting dibuat serta intensif kepada kelurahan dan kecamatan agar mereka maksimal menanggih PBB. ( JS ).







