Simalungun !!!!! Kompakonline.com – Kepolisian Sektor Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, kembali menunjukkan profesionalisme dan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat dengan merespons cepat peristiwa kebakaran rumah warga di wilayah hukumnya.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Huta III Baja Dolok, Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, pada Selasa ( 06 / 01 / 2026 ).
Kapolsek Tanah Jawa, KOMPOL Asmon Bufitra, SH, MH, melalui laporan resminya kepada Kapolres Simalungun menjelaskan bahwa kebakaran terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 Wib dan menghanguskan satu unit rumah semi permanen milik seorang warga lanjut usia bernama Tugiman, berusia 84 tahun.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran rumah warga pada Selasa sore. Personel Polsek Tanah Jawa langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara”, ujar KOMPOL Asmon Bufitra.
Kebakaran tersebut terjadi di rumah milik Tugiman yang beralamat di Huta III Baja Dolok, Nagori Baja Dolok.
Rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen berdinding papan.
Saat kejadian, warga sekitar melihat kepulan asap dan api yang berasal dari bagian dapur rumah korban.
Menurut keterangan saksi di lokasi, api dengan cepat membesar sehingga menimbulkan kepanikan warga.
Salah satu saksi, M. Nuri Patin, warga setempat, mengungkapkan bahwa warga sekitar langsung berinisiatif membantu memadamkan api.
“Awalnya terlihat api dari dapur rumah. Kami bersama warga langsung berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya sambil menunggu pemadam kebakaran”, ungkap M. Nuri Patin.
Hal senada disampaikan saksi lainnya, M. Subur, yang mengatakan bahwa api sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.
Upaya pemadaman semakin maksimal setelah dua unit tangki pemadam kebakaran dari Tanah Jawa tiba di lokasi sekitar pukul 16.50 Wib
“Petugas pemadam melakukan penyiraman sebanyak dua tangki air. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 20 menit”, jelasnya.
Dari hasil keterangan keluarga korban, diketahui bahwa sumber api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di belakang rumah.
Anak korban menjelaskan bahwa Tugiman sempat membakar sampah, namun api tersebut menjalar hingga ke bagian dapur rumah dan akhirnya memicu kebakaran.
“Berdasarkan informasi keluarga dan saksi, titik api diduga berasal dari pembakaran sampah di belakang rumah yang kemudian menjalar ke bangunan”, ungkap pihak kepolisian.
Dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa. Tugiman selaku pemilik rumah dipastikan selamat dan tidak mengalami luka – luka.
Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan cukup besar.
Satu unit rumah semi permanen beserta seluruh isinya hangus terbakar dengan estimasi kerugian mencapai Rp.100 juta.
Kapolsek Tanah Jawa menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di lokasi bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, serta membantu proses penanganan pascakebakaran.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan tidak ada gangguan kamtibmas pascakejadian. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati -hati, khususnya dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran”, tegas KOMPOL Asmon Bufitra.
Adapun personel Polsek Tanah Jawa yang turun langsung melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi kejadian antara lain AKP Tonny E. Purba, AIPTU M. Sinaga, AIPTU H. Aritonang, dan BRIPTU San Sinaga. Seluruh rangkaian penanganan berjalan dengan aman dan tertib.
Melalui kejadian ini, Polsek Tanah Jawa kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau dan saat melakukan pembakaran sampah di sekitar rumah.
“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat”, tutup Kapolsek Tanah Jawa.
Dengan respons cepat dan koordinasi yang baik, Polsek Tanah Jawa berhasil memastikan situasi pascakebakaran tetap aman, sekaligus menunjukkan peran aktif Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat. ( HS ).







