Medan !!!! Kompakonline.com – Dr. Paudah, M.Si. selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri menutup kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Pengurus Kelembagaan Desa Gelombang VI T.A. 2023 seluruh Indonesia yang dilakukan secara daring dan luring di Aston Hotel dan Convention Center, Denpasar, Kamis ( 26 / 10 / 2023 ).

Peserta pelatihan di Provinsi Sumatera Utara mengikuti acara penutupan ini secara daring. Pelatihan ini telah terlaksana sejak 23 Oktober s.d 26 Oktober 2023. Khususnya di Provinsi Sumatera Utara diikuti sebanyak 5920 peserta yang terdiri dari Aparatur Pemerintahan Desa dari berbagai desa di Provinsi Sumatera Utara.
Pada kesempatan ini, Sekretaris menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat kepada peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini dengan baik dan bersungguh-sungguh, menyelesaikan dan memberikan atensi yang tinggi terhadap narasumber atau pelatih dan harapannya ilmu yang diterima dapat dituangkan dan diimplementasikan ke pemerintahan desa masing-masing.
“Saya berharap atensi yang saudara berikan dapat berkesinambungan dan memberikan dampak yang signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada sistem kelola pemerintahan desa. Harapannya kegiatan ini tidak hanya sebagai pemenuhan syarat dalam mengikuti pelatihan kepemimpinan saja, namun sebagai gerbang pembuka semangat untuk membangun sistem kelola pemerintahan desa yang lebih baik”, ungkapnya.
Paudah juga menyampaikan kepada para peserta kelas Posyandu dan PKK agar lebih intens mengimplementasikan ilmu yang didapat. Sesuai Program Nawacita Jokowi, selain Pembangunan infrastruktur, Pembangunan Sumber Daya Manusia juga perlu dilakukan. Terlebih lagi, di tahun 2045 Indonesia akan dihadapkan dengan bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dari jumlah penduduk usia non-produktif.
Lebih lanjut, Pelatihan ini diselenggarakan untuk membekali para peserta dengan kompetensi jabatan, baik kepemimpinan desa, kualitas belanja desa, wawasan, pola pikir, sikap, keahlian, dan upaya-upaya penyelesaian masalah yang ada di wilayahnya masing-masing.
Di akhir sambutannya, Paudah berharap pelatihan dapat menjadi referensi dan dapat diimplementasikan untuk membantu kelancaran tugas khususnya guna meningkatkan sistem kelola pemerintahan desa. ( JS).