Pematangsiantar !!! Kompakonline.com – Ratusan orangtua siswa dan Mahasiswa yang tergabung dalam “Masyarakat Peduli Pendidikan Sumatera Utara” menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan gerbang SMA Negeri 5 Pematangsiantar yang terletak di jalur lintas nasional, Senin ( 19 / 01 / 2026 ).
Aksi ini merupakan puncak dari keresahan mendalam para orangtua terhadap kondisi sekolah yang dinilai sudah tidak layak dan mengancam keselamatan para siswa akibat status lahan yang masih bersengketa hukum serta kerawanan bencana banjir dan kecelakaan lalu lintas, serta komitmen DPRD Propinsi Sumatera Utara dan Gubernur Sumatera Utara dalam hal ini Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara.
Dalam orasi tersebut , Indra Simarmata menegaskan bahwa kondisi sekolah saat ini sudah sangat membahayakan para siswa dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. “Kondisi SMA Negeri 5 Pematangsiantar saat ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Selain berdiri di atas lahan yang masih bersengketa hukum, bangunan sekolah sering dilanda banjir dan lokasinya di pinggir jalan nasional sangat rawan kecelakaan yang telah memakan korban jiwa siswa. Kami menuntut jaminan keamanan dan kenyamanan bagi anak-anak kami melalui relokasi segera ke tempat yang lebih layak dan aman”, tegasnya di hadapan massa.
Senada dengan hal tersebut, Armada Simorangkir turut menyuarakan desakan kepada pemerintah tingkat provinsi agar segera mengalokasikan Anggaran untuk pemindahan sekolah. “Kami mendesak Gubernur Sumatera Utara dan DPRD Provinsi untuk segera mengambil langkah nyata. Jangan biarkan nasib pendidikan di SMAN 5 terus dalam ketidakpastian. Kami meminta alokasi anggaran khusus untuk relokasi sekolah ini secepatnya. Kepala Sekolah dan Komite juga harus proaktif menekan Dinas Pendidikan Provinsi agar tuntutan masyarakat peduli pendidikan ini segera diwujudkan demi mutu pendidikan yang lebih baik”, serunya di tengah aksi pembakaran ban sebagai simbol protes.
Aksi tersebut dimediasi oleh pihak kepolisian yang dilakukan di dalam area sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, Kacabdis Wilayah VI Pematangsiantar August Sinaga S.Pd, M.Pd. bersama Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Pematangsiantar Rahmat Nasution M.Pd menyatakan sikap siap mendukung penuh rencana relokasi sekolah. Bahkan, dalam mediasi tersebut, Kacabdis secara proaktif berinisiatif mengajak perwakilan orangtua murid, wali, dan komite sekolah untuk berangkat bersama menemui langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta jajaran DPRD Provinsi di Medan guna memperjuangkan percepatan anggaran dan pelaksanaan relokasi tersebut.
Kesepakatan ini memberikan harapan baru bagi wali murid yang menginginkan kepastian keamanan bagi anak – anak mereka. Dengan adanya dukungan langsung dari otoritas pendidikan wilayah dan sekolah, tuntutan untuk memindahkan SMAN 5 ke lokasi yang lebih representatif kini selangkah lebih dekat menuju realisasi. ( HN ).







