Simalungun !!!! Kompakonline.com – Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang bersama Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, SH, SIK, MM menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Nur Hidayah Mapolres Simalungun, Rabu ( 28 / 01 / 2026 ).
Dalam momentum spiritual ini, Bhayangkari Cabang Simalungun mengimplementasikan program Bhayangkari Peduli melalui penyerahan santunan kepada kaum dhuafa serta anak – anak yatim dan piatu di sekitar Mako Polres Simalungun.
Kepala Bagian Perencanaan Polres Simalungun AKP Tugono, SH selaku Ketua Panitia menjelaskan, kehadiran Ketua Bhayangkari dalam peringatan Isra Mi’raj ini menjadi simbol kepedulian sosial keluarga besar Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah ini dimulai pukul 09.00 WIB di Masjid Nur Hidayah, dihadiri oleh Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang bersama jajaran pengurus Bhayangkari yang turut menyalurkan program Bhayangkari Peduli”, ujar AKP Tugono saat dikonfirmasi, Rabu ( 28 / 01 / 2026 ) sekitar pukul 13.30 Wib.
Acara yang mengangkat tema “Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial” ini dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Quran Surat Al-Isra ayat 1 yang menciptakan suasana khusyuk di seluruh ruangan masjid.
“Tema tahun ini sangat sejalan dengan program Bhayangkari Peduli yang selalu mengedepankan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa dan anak-anak yatim piatu”, ungkap AKP Tugono.
Dalam sambutannya, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menekankan pentingnya aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial sebagai wujud implementasi nilai-nilai Isra Mi’raj.
“Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karuniaNya, hari ini kita dapat berkumpul di Masjid Nur Hidayah Polres Simalungun dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah”, ucap Kapolres Marganda.
Kapolres menegaskan bahwa tema peringatan bukan sekadar rangkaian kata, melainkan instruksi moral yang harus dijalankan.
“Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah instruksi moral bagi kita semua. Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang kedisiplinan melalui perintah shalat lima waktu, yang jika kita transformasikan dalam tugas kepolisian, berarti kedisiplinan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat Simalungun”, ungkap Kapolres.
Puncak acara yang paling ditunggu adalah penyerahan santunan kepada kaum dhuafa serta anak-anak yatim dan piatu. Santunan diserahkan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang didampingi Kapolres Simalungun.
“Penyerahan santunan ini merupakan implementasi nyata dari program Bhayangkari Peduli yang menjadi komitmen Bhayangkari Cabang Simalungun untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan”, ungkap salah seorang pengurus Bhayangkari.
Ny. Nanik M. Aritonang terlihat penuh perhatian saat menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu serta kaum dhuafa yang hadir.
Beliau menyempatkan diri berbincang dengan anak – anak dan memberikan motivasi kepada mereka.
“Ibu Ketua Bhayangkari sangat peduli dan perhatian. Beliau menyempatkan diri berbincang dengan anak-anak, bertanya tentang kehidupan dan pendidikan mereka, serta memberikan motivasi agar tetap semangat”, ucap salah seorang panitia yang mendampingi.
AKP Tugono menambahkan, kehadiran Ketua Bhayangkari dalam acara ini menunjukkan bahwa Bhayangkari tidak hanya sebagai organisasi pendamping Polri, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kepedulian sosial.
“Kehadiran Ibu Ketua Bhayangkari beserta jajaran pengurus menunjukkan bahwa Bhayangkari sangat serius dalam menjalankan program Bhayangkari Peduli. Ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat”, jelas AKP Tugono.
Kapolres Marganda dalam sambutannya juga mengapresiasi peran Bhayangkari dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam bidang sosial kemanusiaan.
“Polri bukan sekadar penegak hukum, tapi juga penolong. Saya minta seluruh personel untuk lebih peka terhadap kesulitan warga. Jangan ragu untuk turun tangan membantu dalam setiap kesulitan masyarakat. Dan saya mengapresiasi Bhayangkari yang telah menunjukkan kepedulian nyata”, ucap Kapolres.
Para penerima santunan tampak bahagia dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh keluarga besar Polres Simalungun dan Bhayangkari.
“Terima kasih banyak kepada Ibu Ketua Bhayangkari dan Bapak Kapolres. Santunan ini sangat membantu kami. Semoga keluarga besar Polres Simalungun selalu dalam lindungan Allah”, ucap salah seorang penerima santunan dengan mata berkaca-kaca.
Tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Type Sukma Pernanda S.Pd.I juga menekankan pentingnya kepedulian sosial sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Isra Mi’raj.
“Ustadz menyampaikan bahwa Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa spiritual, tetapi juga mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, khususnya kepada yang lemah dan membutuhkan”, ungkap salah seorang peserta.
Acara yang juga dihadiri oleh Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, SH, MH, seluruh Kabag, Kasat, Kasi, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan KPU Kabupaten Simalungun ini ditutup dengan doa bersama dan foto bersama.
“Seluruh jajaran Bhayangkari Cabang Simalungun hadir mendukung acara ini, menunjukkan soliditas dan kepedulian keluarga besar Polri terhadap masyarakat”, ungkap AKP Tugono.
Kapolres Marganda menutup sambutannya dengan harapan agar peringatan Isra Mi’raj tidak berhenti pada seremonial, tetapi mampu mengubah karakter menjadi lebih humanis.
“Saya berharap peringatan ini tidak berhenti pada seremonial belaka, namun mampu mengubah karakter kita menjadi pribadi yang lebih humanis, berintegritas, dan benar-benar dicintai oleh masyarakat”, harap Kapolres.
AKP Tugono menyampaikan, kegiatan yang berlangsung di Jalan Jhon Horailam Saragih Pematang Raya ini selesai sekitar pukul 11.30 Wib dalam keadaan aman dan terkendali, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. ( HN ).







