Jakarta !!!! Kompakonline.com – Kabupaten Simalungun kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dalam bidang kesehatan melalui pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang mengesankan.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, secara resmi menerima Penghargaan UHC kategori Pemerintah Level Madya yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar.
Penyerahan penghargaan berlangsung dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Tahun 2026, di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Pada acara tersebut, Menko PM didampingi oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti.
Bupati sendiri didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Edwin Tony SM Simanjuntak, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar dan Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Simalungun sebagai mitra strategis.
Berdasarkan data profil peserta JKN-KIS per 1 Januari 2026, Kabupaten Simalungun mencatat capaian UHC sebesar 101,67% dari total populasi, angka yang sangat impresif dan melampaui target.
Selain itu, Tingkat Keaktifan peserta mencapai 83,41%, yang melebihi ambang batas nasional sebesar 80%.
Khususnya, Keaktifan PBPU PEMDA mencatatkan angka yang sangat tinggi yaitu 91,26%, yang mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam alokasi anggaran kesehatan.
Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih menekankan bahwa UHC adalah program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Dengan Semangat Baru Simalungun Maju, kita terus melangkah dengan strategi yang kompak, solid, dan berjuang. Penghargaan ini juga merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemkab Simalungun dan BPJS Kesehatan”, tegas Bupati.
Untuk menjaga keberlanjutan, Bupati menginstruksikan perangkat daerah untuk terus mempertahankan keaktifan peserta dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin Tony SM Simanjuntak menambahkan bahwa, Kabupaten Simalungun telah mencapai status UHC sejak 1 Agustus 2025 lalu. Oleh karena itu, pengelolaan mutu pelayanan kesehatan yang berkesinambungan kini menjadi krusial.
“Peningkatan mutu pelayanan kesehatan merupakan hal yang esensial, sejalan dengan amanat WHO tahun 2018 bahwa ada keterkaitan antara mutu pelayanan kesehatan dengan UHC, dan hari ini adalah reward yang kita dapatkan”, ujar Edwin, didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan, dr Henny Hutabarat.
Rincian sebaran kepesertaan yang mendukung raihan penghargaan ini per Januari 2026 adalah: PBI JK 251.142 jiwa, PBPU PEMDA Simalungun 242.429 jiwa, PPU BU (Pekerja Penerima Upah) 130.683 jiwa, PBPU (Mandiri) 63.060 jiwa, BP ( Bukan Pekerja ) 37.250 jiwa, dan PBPU Pemprovsu 18.404 jiwa. ( HN ).







