Pematangsiantar !!! Kompakonline.com -Atlet Tarung Derajat Sumatera Utara telah menjadi korban penculikan dan pengeroyokan oleh geng motor di Jalan Imam Bonjol Kisaran, Kabupaten Asahan, Selasa ( 01 / 04 / 2025 ) menyebabkan korban mengalami luka cukup parah.

Korban adalah Muhammad Aldi Sitorus Pane, atlet tarung derajat Asahan peraih medali emas pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Junior Sumut 2024, yang hingga hari ini masih menjalani perawatan intensif karena luka – luka yang dideritanya.
Ketua Pengcab Tarung Derajat Kota Pematangsiantar Ir. Daud Simanjuntak, MM Meminta agar polisi segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku serta bertindak tegas terukur, ” Saya minta agar pelaku segera ditangkap dan di usut sampai tuntas dan terukur”, Ucap Daud Simanjuntak dengan tegas.
Ditambahkan Daud Simanjuntak bahwa pencab Tarung Derajat kota Pematangsiantar prihatin yang mendalam atas peristiwa penganiayaan yang dilakukan geng motor seakan – akan tidak ada lagi hukum di negara ini bisa geng motor meraja lela di Indonesia ini khusus di kisaran, ” ini seharus ya tidak bisa terjadi karena sudah ada polisi sebagai pelindung masyarakat, seharus ya polisi harus patroli setiap hari untuk menjaga tidak terjadi seperti ini”, Ujar Daud Simanjuntak yang juga Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar ini.
Daud Simanjuntak juga Meminta para orangtua mengawasi & mendidik anaknya secara baik & benar, orang tua harus berperilaku menjadi teladan bagi anak -anaknya dalam kehidupan sehari – hari melalui komunikasi yang intens kepada anak di setiap saat. Menjadi manusia yang takut pada Tuhan,” Saya juga meminta agar orang tua tetap menjaga setiap tindakan para anak – anak ya untuk mencegah adanya geng motor yang tidak ada arti nya hanya merusak mental dan moral si anak”, Pinta Daud Simanjuntak kepada para orang tua.
Diakhir pendapat Daud Sumanjuntak kepada media mengatakan Sesuai arahan Ketua Pengprov KODRAT SUMUT, Keluarga Besar Tarung Derajat Kota Pematangsiantar siap turun ke jalan mencari keadilan jika masalah ini tidak segera dituntaskan, ” sesuai arahan Ketua Pengprov Kita siap laksanakan demi tegak nya keadilan & kebenaran di Republik ini sampai kasus ini tuntas”, Tegas Daud Simanjuntak.
Informasi yang diperoleh wartawan, kejadian tersebut pada Selasa malam kemarin sekira pukul 23.00 Wib, bermula dari korban sehabis melakukan halal bi halal Hari Raya Idul Fitri, berboncengan sepeda motor dengan dua rekan sekampungnya yakni Muhammad Bambang Ismawan dan Devi Akmal.
Saat itu mereka hendak pulang ke rumah di Jalan Panglima Polem Kisaran, namun sesampai di Bundaran Tugu Jalan Imam Bonjol mereka dihadang segermbol orang diduga dari geng motor Mafia Banglades.
Pelaku memberhentikan sepeda motor Muhammad Aldi Sitorus Pane dan kawan – kawan ya, selanjututnya menendang dan memukuli korban menggunakan tangan.
Karena Muhammad Aldi melakukan perlawanan, kemudian para pelaku itu membawa atau menculik korban Muhammad Aldi dan membawanya dengan sepeda motor ke daerah Sidomukti Kecamatan Kota Kisaran Barat.
Di daerah Sodomukti tersebut korban kembali dipukuli dan peristiwa itu terekam kamera CCTV masjid di sana.
Muhammad Aldi dianiaya, diantaranya kepalanya dipukul diduga menggunakan kunci kontak sepeda motor mengakibatkan luka koyak di kepala bagian atas dan bengkak di bagian hidung serta mengeluarkan darah.
Sekira pukul 00.00 Wib Muhammad Khairul Lubis, yakni pelatih korban melakukan pencarian dan menemukan Muhammad Aldi dalam keadaan penuh darah di kawasan Jalan Pabrik Benang, kemudian membawanya ke rumah sakit.
Di sana luka – lukanya diobati dan mendapat delapan jahitan di kepala, selain itu hidungnya berdarah.
Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Asahan, sementara saat ini Muhammad Aldi masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Kisaran. ( JS ).