Tebingtinggi !!!! Kompakonline.com -Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi bersama stakeholder terkait mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah, Senin ( 07 / 08 / 2023 ), di ruang kerja Wali Kota gedung Balai Kota.
Dihadiri secara virtual, Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebing Tinggi Drs. Syarmadani, M.Si. didampingi Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, SP., M.SP., Kadisnakerperin Ir. Iboy Hutapea serta Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Zahidin, S.Pd., M.Pd.
Rakor dipimpin Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Ri Jend.pol.(purn.) Muhammad Tito Karnavian dan diikuti seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Wali Kota bersama tim satgas pangan daerah se-Indonesia di wilayah masing-masing.
Disampaikan Mendagri dalam rakor tersebut, bahwa inflasi di bulan Juli 2023 adalah 3.08 persen. Angka ini dinamis dan perlu mengendalikannya dari waktu ke waktu.
Dan angka 3,08 persen, ujar Mendagri, merupakan angka yang cukup stabil, artinya ini angka yang bisa diterima oleh konsumen masyarakat karena kesediaan barang dan jasa serta keterjangkauan harganya.
“Kalau bisa di turunkan lagi diangka 2 persen, maka akan lebih baik lagi yang akan menurunkan beban hidup dan biaya hidup masyarakat,” kata Mendagri.
Lanjut Mendagri, masyarakat diharapkan tidak terprovokasi (terpancing) panic buying (berbelanja berlebihan), terhadap keadaan stok beras di Indonesia, karena diungkapkan Mendagri untuk stok beras sendiri terkendali dan cukup.
Adapun langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi ketersediaan beras di daerah diantaranya yaitu perlu mengetahui di daerah mana yang merupakan kantong-kantong produksi beras yang mengalami kekeringan, perlu mengetahui daerah mana saja yang kekurangan beras dan mengalami kenaikan beras dan perlu dilakukan intervensi terhadap daerah yang mengalami kedua kondisi tersebut.
“Perlu dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan Pemda untuk segera melaporkan kondisi dan apabila terjadi kekurangan sehingga dapat segera diintervensi baik oleh pusat maupun daerah,” pinta Mendagri.
Rakor dilanjutkan dengan pemaparan dari BPS pusat, Bapanas serta beberapa instansi terkait lainnya.
Sebagai informasi, untuk data inflasi di Kota Tebing Tinggi, berdasarkan BPS Kota Tebing Tinggi, IHK (Indeks Harga Konsumen) Kota Tebing Tinggi mengikuti IHK Kota Pematang Siantar.
Pada bulan Juli 2023, tingkat inflasi Kota Pematang Siantar bulan ke bulan (m to m) sebesar 0,10 persen sementara inflasi tahun ke tahun (y to y) sebesar 3,17 persen.
Turut hadir secara virtual, Kepala BPS atau mewakili, Kabag Perekonomian dan SDA Ir. Nasrullah, perwakilan instansi terkait dan tim Aptika serta tim peliputan Diskominfo. ( Samsudin Silitonga).