Simalungun !!!! Kompakonline.com – Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun terus mengintensifkan upaya preemtif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Umum Pematangsiantar–Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu ( 08 / 11 / 2026 ), mulai pukul 09.30 Wib.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan edukasi langsung kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat pengguna jalan mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara.
Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah untuk membangun kesadaran bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kebutuhan bersama demi melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kegiatan dipimpin oleh AIPTU Henry Bona Sinaga, SH, selaku Kasatgas 2 Preemtif, bersama tiga personel Satlantas Polres Simalungun.
Selain memberikan pemahaman tentang keselamatan berkendara, personel juga menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Masyarakat diberikan penjelasan agar memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas serta melengkapi persyaratan berkendara sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memperluas penyampaian pesan keselamatan, petugas turut membagikan brosur dan menempelkan stiker tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Media edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat agar setiap pengguna jalan senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susana, SH, menjelaskan bahwa sosialisasi merupakan bagian penting dari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026.
Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya diukur melalui penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga melalui meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib dan disiplin di jalan raya.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami mengajak para pengemudi ojek online dan seluruh masyarakat agar lebih memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kami ingin masyarakat mengetahui pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 dan semakin sadar untuk mematuhi aturan ketika berkendara”, ujar AKP Friska Susana.
Ia mengungkapkan bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi perhatian seluruh pengguna jalan. Setiap pengendara diharapkan tidak hanya memperhatikan keselamatan dirinya sendiri, tetapi juga menghormati hak pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, membangun budaya tertib berlalu lintas membutuhkan edukasi yang berkelanjutan serta keterlibatan aktif masyarakat.
Karena itu, Satlantas Polres Simalungun terus mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik.
Melalui sosialisasi tersebut, kepolisian berharap masyarakat semakin mengetahui bahwa Operasi Patuh Toba 2026 sedang berlangsung, sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan kedisiplinan dalam berkendara.
Upaya ini juga diarahkan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Simalungun. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan, diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Satlantas Polres Simalungun mengajak seluruh masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan bukan sekadar kewajiban saat ada operasi kepolisian, melainkan tanggung jawab setiap orang setiap kali menggunakan jalan raya.
Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Simalungun Polda Sumatera Utara berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, edukasi, dan keselamatan berlalu lintas demi terwujudnya keamanan serta kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Polisi Bersama Masyarakat, Melindungi, Mengayomi, dan Melayani. ( HN ).







