Pematangsiantar !!! Kompakonline.com – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Fidelis Edy Suranta Sembiring, SSTP, MSi menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kota Pematangsiantar. Audiensi bertempat di ruang kerja wali kota, lantai 2 Balai Kota, Jalan Merdeka, Selasa ( 21 / 07 / 2026 ).
Wali Kota Wesly sangat mengapresiasi pertemuan tersebut, serta mendukung program-program API yang membidangi keagamaan.
Ia juga mengajak agar terus mendukung program-program Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan keagamaan, termasuk Asosiasi Pendeta Indonesia. Kami ingin API terus mendukung dan meningkatkan nilai-nilai keberagaman yang ditanamkan kepada umat di gereja guna menunjang Pematangsiantar sebagai Kota Toleransi”, katanya.
Wesly juga mengajak API untuk terus berkolaborasi memberikan pelayanan yang terbaik kepada umat dan berkontribusi mendukung kemajuan daerah.
“API sebagai pemuka agama, mari kita tingkatkan sinergi demi mendukung visi-misi kota kita tercinta ini”, ajaknya.
Wesly mengatakan, Pemko Pematangsiantar terus memerhatikan seluruh tenaga pendidik termasuk guru-guru sekolah Minggu, karena wujud visi misi kota yang Cerdas.
“Pemko tidak pernah membeda-bedakan perlakuan kepada seluruh organisasi keagamaan maupun kegiatan keagamaan. Karena kita adalah Kota Toleransi nomor 4 se – Indonesia”, sebut Wesly.
Ketua DPC API Kota Pematangsiantar Pdt. Erianto Siahaan, STh mengaku sangat senang bisa bertemu langsung dengan Wali Kota Wesly Silalahi.
“Saya rindu kali dengan Pak Wali. Kemarin pas ada agenda bersama menteri, ingin sekali saya berbincang dengan Bapak, dan hari inilah pertemuan itu terwujud. Inilah kerinduan kami ingin berbincang dan berdiskusi dengan Bapak Wali Kota Wesly Silalahi. Kami ingin menyampaikan program-program API. Kami juga berharap guru-guru sekolah Minggu agar tetap diperhatikan oleh Pemko Pematangsiantar”, katanya.
Menurut Erianto, sekarang ini mereka merupakan kepengurusan API periode kedua di Kota Pematangsiantar. Beberapa kegiatan telah berjalan seperti Perayaan Paskah dan Natal.
“Kami juga berkontribusi bagaimana pengelolaan sampah agar dapat teratasi. Kami siap menjadi wadah untuk membawa inspirasi dan kerinduan gereja-gereja. Kami API memprioritaskan guru-guru sekolah Minggu untuk dibantu. Karena merupakan fundamental pendidikan spriritual bagi anak -anak di kota kita”, terangnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban. Pertemuan ditutup dengan mendoakan kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi dan pemerintahan, dirangkai nyanyian lagu rohani. ( HN ).







