Simalungun !!!!! Kompakonline.com -Fransisco Mezgion Hutauruk terpilih menahkodai Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Cabang Pematangsiantar dalam Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) yang dilaksanakan pada 16-18 Januari 2026.
Kegiatan RUAC dilaksanakan di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah I, Pondok Buluh, Kabupaten Simalungun.
Fransisco terpilih secara aklamsi dengan dukungan penuh dari setiap anggota yang memiliki hak penuh.
Dalam sambutannya, Fransisco Hutauruk menegaskan tentang arah gerakan PMKRI Cabang Pematangsiantar.
“PMKRI harus menjadi ruang kaderisasi yang progresif, inklusif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Juga menjadi rumah bersama bagi mahasiswa Katolik untuk bertumbuh dalam nilai iman, intelektualitas, dan keberpihakan pada kemanusiaan. Kepemimpinan ke depan harus mampu menghadirkan gagasan yang konkret dan aksi yang berdampak nyata bagi anggota maupun masyarakat”, tegas Fransisco.
Ia juga menyampaikan dalam masa kepemimpinannya periode 2026 – 2027 akan konsisten mengawal isu – isu lingkungan dan perambahan hutan yang marak terjadi.
“Bencana yang terjadi di pulau Sumatera, khususnya Sumatera Utara yang terjadi bukan hanya karena curah hujan deras tapi karena banyaknya perusahaan-perusahaan yang merambah hutan secara gila – gilaan”, ujarnya dengan tegas.M
Maruli Tua Sihombing, ketua cabang demisioner mengucapkan banyak terimakasih untuk dukungan semua pihak dalam kesusksesan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Terima kasih pula kepada DPC demisioner yang telah bekerja keras pada periode sebelumnya. Saya berharap seluruh kader PMKRI Cabang Pematangsiantar dapat terus berjalan bersama, menjaga solidaritas, dan menghidupi semangat perhimpunan”, ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi secara konsisten dan berintegritas.
“RUAC bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi forum strategis untuk menentukan arah perjuangan PMKRI ke depan. Saya berharap Mandataris terpilih mampu merangkul seluruh kader dan membawa PMKRI Cabang Pematangsiantar semakin berdampak, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat”, ujar Maruli.
Selain pemilihan Mandataris, RUAC juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk perumusan garis besar program kerja selama 1,5 tahun ke depan, yang meliputi pengkaderan mahasiswa, pelatihan kepemimpinan, penguatan kapasitas intelektual, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. ( HN ).







