Simalungun !!!! Kompakonline.com – Siapa bilang polisi hanya bisa menangkap penjahat? Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra membuktikan bahwa polisi juga bisa bertani! Kamis pagi ( 15 / 01 / 2026 ), beliau bersama dua personel turun langsung ke ladang untuk memanen jagung di lahan milik Polsek Tanah Jawa seluas 6 rante di Nagori Balimbingan.
Hasilnya sangat memuaskan : 35 goni jagung berhasil dipanen, membuktikan bahwa Polsek Tanah Jawa tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga berkontribusi nyata untuk ketahanan pangan.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa program pertanian di lingkungan Polsek adalah bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.
“Polsek Tanah Jawa memiliki lahan yang cukup luas. Daripada dibiarkan kosong, Pak Kapolsek berinisiatif untuk menanami jagung. Hasilnya luar biasa, 35 goni dari lahan 6 rante”, ujar Verry dengan bangga saat dikonfirmasi, Kamis ( 15 / 01 / 2026 ) sekitar pukul 15.50 Wib.
Kegiatan pemanenan jagung dilaksanakan pada Kamis ( 15 / 01 / 2026 ) mulai pukul 11.00 Wib hingga selesai.
Lokasi panen adalah lahan milik Polsek Tanah Jawa di Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa dengan luas sekitar 6 rante.
“Lahan ini memang milik Polsek Tanah Jawa yang selama ini kurang dimanfaatkan. Pak Kapolsek punya ide cemerlang untuk menanami jagung agar produktif dan mendukung ketahanan pangan”, jelas Verry.
Yang paling menarik, Kapolsek Kompol Asmon Bufitra tidak hanya memerintah anak buah, tapi turun langsung ke ladang untuk memanen jagung bersama personel.
“Pak Kapolsek tidak gengsi untuk turun ke ladang, kotor – kotoran, dan memanen jagung bersama anak buah. Ini kepemimpinan yang luar biasa, memberi contoh langsung”, ungkap Verry dengan penuh apresiasi.
Beliau didampingi oleh Pjs Kasium Aipda Donal MT Simarmata dan Aiptu Maniur Sinaga. Ketiganya bekerja dengan semangat, memetik jagung satu per satu dari pohonnya.
“Mereka bekerja dengan sangat kompak. Pak Kapolsek tidak membedakan diri sebagai pimpinan. Semua bekerja bersama-sama dengan penuh kekeluargaan”, jelas Verry.
Proses pemanenan dimulai dengan memetik jagung dari pohonnya, kemudian mengupas kulit jagung, dan memasukkannya ke dalam karung goni.
“Prosesnya cukup melelahkan karena harus dilakukan manual satu per satu. Tapi mereka tetap semangat karena tahu hasilnya akan sangat bermanfaat”, ujar Verry.
Hasil panen yang dicapai sangat memuaskan. Dari lahan seluas kurang lebih 6 rante, berhasil dipanen sebanyak 35 goni jagung.
“35 goni itu jumlah yang luar biasa! Ini membuktikan bahwa lahan Polsek Tanah Jawa sangat produktif dan perawatan yang dilakukan selama ini sangat baik”, ungkap Verry.
Kapolsek Kompol Asmon Bufitra sangat puas dengan hasil panen ini.
“Pak Kapolsek bilang ini adalah bukti nyata bahwa Polsek Tanah Jawa tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga berkontribusi untuk ketahanan pangan masyarakat”, jelas Verry.
Jagung hasil panen ini akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Sebagian akan dikonsumsi oleh personel Polsek Tanah Jawa, sebagian akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan sebagian lagi akan dijual untuk menambah kas Polsek.
“Pak Kapolsek punya rencana matang untuk hasil panen ini. Yang penting, hasilnya akan bermanfaat untuk banyak orang, tidak hanya untuk Polsek saja”, ujar Verry.
Program pertanian di Polsek Tanah Jawa ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pilar ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya bicara mendukung ketahanan pangan, tapi benar-benar turun langsung bertani. Ini implementasi nyata dari program pemerintah”, jelas Verry.
Kegiatan ini juga memberikan contoh positif kepada masyarakat bahwa lahan produktif harus dimanfaatkan dengan maksimal.
“Pak Kapolsek ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa jangan biarkan lahan kosong tidak produktif. Tanami dengan tanaman yang bermanfaat seperti jagung, singkong, atau sayuran”, ungkap Verry.
Selain hasil panen yang memuaskan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara pimpinan dan anak buah.
“Dengan bekerja bersama di ladang, mereka semakin solid dan kompak. Tidak ada jarak antara atasan dan bawahan. Semua bekerja dengan tulus untuk tujuan yang sama”, jelas Verry.
Cuaca cerah yang mengiringi kegiatan panen turut mendukung kelancaran.
“Cuaca cerah membuat proses panen berjalan lancar tanpa hambatan. Jagung juga sudah kering sempurna sehingga kualitasnya bagus”, ujar Verry.
Verry menegaskan bahwa program pertanian di lingkungan Polsek akan terus dikembangkan.
“Pak Kapolsek sudah merencanakan untuk musim tanam berikutnya. Mungkin akan ditanami jagung lagi atau tanaman lain yang juga produktif”, tegasnya.
Keberhasilan Polsek Tanah Jawa dalam memanen 35 goni jagung ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi polsek-polsek lain di wilayah Polres Simalungun.
“Kami harap polsek-polsek lain juga bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif seperti ini. Selain mendukung ketahanan pangan, juga bisa menambah pendapatan dan mempererat kebersamaan personel”, ajak Verry.
Polres Simalungun juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam tanaman produktif.
“Jangan biarkan lahan kosong tidak produktif. Tanami dengan tanaman yang bermanfaat. Selain untuk konsumsi sendiri, juga bisa dijual untuk menambah penghasilan. Mari kita bersama – sama dukung ketahanan pangan nasional”, ajak Verry kepada seluruh warga Simalungun.
Kegiatan panen jagung Polsek Tanah Jawa ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya fokus pada tugas keamanan, tapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Polri untuk rakyat, bukan hanya slogan tapi aksi nyata setiap hari”, tegas Verry menutup perbincangan. ( HN ).







