Simalungun !!!! Kompakonline.com – Dalam upaya merawat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan nyaman, Polres Simalungun bersama Polsek Tanah Jawa menunjukkan pendekatan spiritual melalui kegiatan doa bersama lintas agama pada Sabtu ( 30 / 08 / 2025 ). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wib hingga selesai ini melibatkan tokoh agama dari berbagai denominasi sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra SH, MH menegaskan pentingnya pendekatan spiritual dalam menjaga kamtibmas.
“Kami meyakini bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya dapat dicapai melalui pendekatan fisik semata, tetapi juga memerlukan kekuatan spiritual. Oleh karena itu, kegiatan doa bersama ini menjadi sangat penting untuk memohon perlindungan dan keberkahan dalam tugas kami”, ujar Kompol Asmon saat dikonfirmasi pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 Wib.
Kegiatan doa lintas agama ini dilaksanakan di dua tempat ibadah yang berbeda, yaitu HKBP Balimbingan dan Mesjid Uswatun Balimbingan, keduanya berada di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Pemilihan kedua lokasi ini menunjukkan komitmen Polsek Tanah Jawa dalam membangun keharmonisan lintas agama di wilayahnya.
“Kami sengaja memilih dua tempat ibadah yang berbeda untuk menunjukkan bahwa Polri hadir untuk semua umat, tanpa memandang perbedaan agama. Ini adalah wujud nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang kami junjung tinggi”, ungkap Kompol Asmon menjelaskan filosofi kegiatan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB di HKBP Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, dimana personil Polsek Tanah Jawa disambut hangat oleh Pdt. F. Bancin dan Pdt. J. Manalu. Kegiatan doa bersama yang dilaksanakan bertujuan untuk memohon agar situasi kamtibmas di wilayah Simalungun tetap aman dan kondusif, serta memohon perlindungan bagi seluruh personil Polsek, Polres, Polda, hingga Mabes Polri.
“Sambutan yang diberikan tokoh agama sangat luar biasa. Mereka tidak hanya menerima kehadiran kami dengan tangan terbuka, tetapi juga turut serta dalam mendoakan keselamatan dan kesuksesan tugas-tugas kami”, ucap IPTU Wagihardi S.H yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan berlanjut pada pukul 12.00 Wib di Mesjid Uswatun Balimbingan, dimana personil Polsek Tanah Jawa melaksanakan sholat ghoib bersama Ustad Hermawan dan Bapak Riswansyah.
Sholat ghoib ini khusus dipersembahkan untuk mendoakan agar kondisi kamtibmas tetap terjaga dan personil kepolisian diberikan kekuatan, kesabaran, serta keselamatan dalam menjalankan tugas.
“Antusiasme masyarakat muslim dalam menyambut kehadiran kami di mesjid sangat mengharukan. Mereka tidak hanya ikut berdoa, tetapi juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kinerja kami dalam menjaga keamanan”, ungkap IPTU P. Sidauruk menceritakan pengalaman di lapangan.
Kegiatan yang berlangsung dengan cuaca cerah ini melibatkan enam personil pilihan Polsek Tanah Jawa, yaitu IPTU Wagihardi SH, IPTU P. Sidauruk, IPDA Domes Marbun, AIPTU Al Siahaan, AIPTU M. Nur Nasution, dan Briptu San Sinaga.
Setiap personil memiliki peran penting dalam membangun kedekatan dengan tokoh agama dan masyarakat.
“Tim yang kami bentuk merepresentasikan keberagaman yang ada di wilayah kami. Ini penting untuk menunjukkan bahwa Polri adalah institusi yang inklusif dan menghargai perbedaan”, ucap IPDA Domes Marbun menjelaskan komposisi tim.
Kompol Asmon menekankan bahwa kegiatan doa lintas agama ini merupakan bagian dari strategi komprehensif dalam merawat kamtibmas.
“Kami percaya bahwa keamanan yang sesungguhnya lahir dari hati yang tenang dan jiwa yang damai. Melalui pendekatan spiritual ini, kami berharap dapat membangun fondasi kamtibmas yang lebih kuat dan berkelanjutan”, ujar Kompol Asmon menyampaikan visi strategis.
Kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara Polsek Tanah Jawa dengan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Dengan melibatkan tokoh agama, diharapkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban dapat disebarluaskan melalui jalur spiritual yang lebih mengena di hati masyarakat.
“Kerjasama dengan tokoh agama ini akan terus kami tingkatkan karena mereka memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat. Ketika tokoh agama mendukung program kamtibmas, maka masyarakat akan lebih mudah menerima dan berpartisipasi aktif”, ungkap Kompol Asmon menutup pemaparannya, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam merawat kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Simalungun. ( JS ).